20090117

di balik 16 Januari 2009

beberapa hari sebelumnya,
aku ngerasa kalau ada sesuatu pada tanggal 16 januari 2009.
apa???aq lupa.
ulang tahun temen? --bukan.
ulang tahun sodara? --bukan.
ulang tahun gebetan n ex-gebetan? --juga bukan.
Q liat reminder sekali lagi, nonton perempuan berkalung sorban jam 12pm, itu aja.
apa yaa? (itu pikiranQ waktu tanggal 15 januari 2009, wktu mo bobo malem)
akh, birin aja wez, batinQ dan aQ terlelap.
pagi tgl 16 januari 2009, firasatQ ngomong ada sesuatu dihari ini.
aq ngampuz, niat mau konsultasi ama bapak pembimbingQ.
dan...
tragedi pecah. jam menunjukkan 10 am.
aQ dikacangin, seumur idup (mpe umur 20 tahun ini) aQ gag pernah dikacangin seperti ini.
kacang sekacangnya. Huh!!! sebel-sebel!!!
ok, aQ kuat. Sabar choy. 15 menit berlangsung.
tiba2 orang itu ngajak aQ bicara, dengan susah payah aQ berkelit. Mencari pembenaran.
TAZZZ!!!! orang ini mulai ngeremeh-an aQ, semua omonganQ dimentahkan.
ok, aQ sabar. Mati2an tegar (jd inget pasukan hamas di palestine yang mati2an menjaga kehormatan negaranya).
dan akhirnya ada seseorang yang mengalihkan perhatian bapak itu, aQ dikacangin sekali lagi.
10 menit orang itu ngobrol. aq terdesak waktu. jam 11.00 udah harus ngantri tiket.
akhirnya, Q beraniin diri untuk pamit dan mengatakan "akan saya perbaiki, permisi"
jam menunjukkan pukul 10.30, aQ keluar ruangan.
dua temen terindah yang pernah kumiliki, menghambur ke arahQ.
aq cuman geleng2 kpala, air sudah mengambang, aQ kuat2in biar gag pecah.
mereka berdua tahu keadaanQ. kami bertiga menuju kamar mandi.
aQ kuat2in biar gag nangis didepan umum (hal yang paling aQ hindarin, kecuali waktu curhat ama Allah) tapi bendungan itu jebol sudah...
aQ menangis, istighfar aQ ucapkan berulang kali tapi teetp gag bisa menghentikan tangisQ.
dua orang terindah itu, menenangkanQ.
aQ tenang dan segera meninggalkan gedung suram.
aQ ke kantin dengan salah seorang dari mereka.
aQ memesan kopi, ritual menenangkan diri, ku embus aromanya, biarkan dia merasuki indra penciumanQ lalu ,masuk ke otakQ. Air mataQ meleh lagi, sahabatQ menggenggam tanganQ.
dia bilang kalau dia juga mengalami hal yang sama hari ini, merasa gag dihargai ama pembimbingnya. kami saling menguatkan. tangisQ pecah lagi waktu my Lovely Abi (ayahQ) calling me, beliau menguatkanQ. Aku cinta Ayah.
it's time 2 happy. Q cabut dari kampus, ngantri tiket buat 6 org, termasuk sahabatQ yang saling menguatkan. melupakan peristiwa tragis itu.
filmnya bagus, emansipasi perempuan muslimah--pemikiran yang sama denganQ--
aQ menangis lagi, film yang pertama kali buatQ menangis. Mungkin karena aQ sensitif?
bisa jadi karena film model apapun, gag bisa bikin Q nangis, hanya tercekat dileherQ.
ditengah film, aQ di call ama my lovely Ummi (ibuQ,perempuan terhebat). obrolan aq putus karena aQ gag enak ama tetanggaQ. berisik.
sepulang dari nonton, aQ menangis sejadi-jadinya dikamar, mencurahkan segala uneg2Q setelah sholat ashar. meskipun waktu dzhuhur tadi juga, Q menangis di musholla mall, gag peduli banyak orang.
Q ambil Ayat2 Cinta Allah, buatQ tenang meskipun masih sesenggukan.
selesainya, aQ melakukan ritual, melihat senja. Aq naik ke atas genteng KosQ. Damai-tenang meskipun langit gag sebegitu merah. mendung menghiasi, seperti hatiQ. KALUT.
aQ mencoba menghubungi temenQ via sms, dia temen curhatQ. meskipun Aq udah dikecewain minggu kemarin.
HpQ matiin. mencoba tenang, malemnya Q aktifin dan ternyata gag ada balesan dari dia. disappointed ama dia, sekali lagi. aQ marah. berjanji gak hubungin dia lagi sampai dia ngehubungin dia lagi. Aq cuman tempat sampah buat dia. aQ membunuh pikiran2 tentangnya, sakit?kecelakaan?gag ada pulsa?marah atau malah udah kawin???entahlah. aQ terlanjur sakit hati ama dia, tapi aQ gag mutusin temenan kok. positive thinking. dia ngehindar? takut kalau aQ jatuh cinta ama dia? abangQ kamu kenapa seh???
aq udah bisa tersenyum malem itu (mau bobo dulu), ada sms dari sahabatQ.
aQ sadar siapa sahabatQ sekarang. Dia ada waktu aQ butuh. bisakah aku berbuat begitu padanya?Aq akan berusaha.
aQ gag mau tidur sebelum jam 12 malem. ujan gag ujan, ritual penenangan pikiran hilang satu.
TENG..TENG.. jam 12. Q balik kalender hariQ. tanggal 17 Januari 2009. menutup hari yang kelam.
dan akhirnya aQ tahu apa firasatQ pada tanggal 16 Januari 2009. aQ desperate, cengeng, kalut.
hari yang melelahkan. mataQ mBendol, ada garis hitam dibawah mataQ, mataQ perih. gini yaa rasanya nangis?
aQ yakin kalau aQ gag akan ditinggalkan oleh Allah, my Rabbi. Allah with me (tanggal 17 januari 2009, meskipun mendung tapi Q harap hari ini bukan mendung bagiQ, amiiinn)

beberapa hari sebelumnya,
aku ngerasa kalau ada sesuatu pada tanggal 16 januari 2009.
apa???aq lupa.
ulang tahun temen? --bukan.
ulang tahun sodara? --bukan.
ulang tahun gebetan n ex-gebetan? --juga bukan.
Q liat reminder sekali lagi, nonton perempuan berkalung sorban jam 12pm, itu aja.
apa yaa? (itu pikiranQ waktu tanggal 15 januari 2009, wktu mo bobo malem)
akh, birin aja wez, batinQ dan aQ terlelap.
pagi tgl 16 januari 2009, firasatQ ngomong ada sesuatu dihari ini.
aq ngampuz, niat mau konsultasi ama bapak pembimbingQ.
dan...
tragedi pecah. jam menunjukkan 10 am.
aQ dikacangin, seumur idup (mpe umur 20 tahun ini) aQ gag pernah dikacangin seperti ini.
kacang sekacangnya. Huh!!! sebel-sebel!!!
ok, aQ kuat. Sabar choy. 15 menit berlangsung.
tiba2 orang itu ngajak aQ bicara, dengan susah payah aQ berkelit. Mencari pembenaran.
TAZZZ!!!! orang ini mulai ngeremeh-an aQ, semua omonganQ dimentahkan.
ok, aQ sabar. Mati2an tegar (jd inget pasukan hamas di palestine yang mati2an menjaga kehormatan negaranya).
dan akhirnya ada seseorang yang mengalihkan perhatian bapak itu, aQ dikacangin sekali lagi.
10 menit orang itu ngobrol. aq terdesak waktu. jam 11.00 udah harus ngantri tiket.
akhirnya, Q beraniin diri untuk pamit dan mengatakan "akan saya perbaiki, permisi"
jam menunjukkan pukul 10.30, aQ keluar ruangan.
dua temen terindah yang pernah kumiliki, menghambur ke arahQ.
aq cuman geleng2 kpala, air sudah mengambang, aQ kuat2in biar gag pecah.
mereka berdua tahu keadaanQ. kami bertiga menuju kamar mandi.
aQ kuat2in biar gag nangis didepan umum (hal yang paling aQ hindarin, kecuali waktu curhat ama Allah) tapi bendungan itu jebol sudah...
aQ menangis, istighfar aQ ucapkan berulang kali tapi teetp gag bisa menghentikan tangisQ.
dua orang terindah itu, menenangkanQ.
aQ tenang dan segera meninggalkan gedung suram.
aQ ke kantin dengan salah seorang dari mereka.
aQ memesan kopi, ritual menenangkan diri, ku embus aromanya, biarkan dia merasuki indra penciumanQ lalu ,masuk ke otakQ. Air mataQ meleh lagi, sahabatQ menggenggam tanganQ.
dia bilang kalau dia juga mengalami hal yang sama hari ini, merasa gag dihargai ama pembimbingnya. kami saling menguatkan. tangisQ pecah lagi waktu my Lovely Abi (ayahQ) calling me, beliau menguatkanQ. Aku cinta Ayah.
it's time 2 happy. Q cabut dari kampus, ngantri tiket buat 6 org, termasuk sahabatQ yang saling menguatkan. melupakan peristiwa tragis itu.
filmnya bagus, emansipasi perempuan muslimah--pemikiran yang sama denganQ--
aQ menangis lagi, film yang pertama kali buatQ menangis. Mungkin karena aQ sensitif?
bisa jadi karena film model apapun, gag bisa bikin Q nangis, hanya tercekat dileherQ.
ditengah film, aQ di call ama my lovely Ummi (ibuQ,perempuan terhebat). obrolan aq putus karena aQ gag enak ama tetanggaQ. berisik.
sepulang dari nonton, aQ menangis sejadi-jadinya dikamar, mencurahkan segala uneg2Q setelah sholat ashar. meskipun waktu dzhuhur tadi juga, Q menangis di musholla mall, gag peduli banyak orang.
Q ambil Ayat2 Cinta Allah, buatQ tenang meskipun masih sesenggukan.
selesainya, aQ melakukan ritual, melihat senja. Aq naik ke atas genteng KosQ. Damai-tenang meskipun langit gag sebegitu merah. mendung menghiasi, seperti hatiQ. KALUT.
aQ mencoba menghubungi temenQ via sms, dia temen curhatQ. meskipun Aq udah dikecewain minggu kemarin.
HpQ matiin. mencoba tenang, malemnya Q aktifin dan ternyata gag ada balesan dari dia. disappointed ama dia, sekali lagi. aQ marah. berjanji gak hubungin dia lagi sampai dia ngehubungin dia lagi. Aq cuman tempat sampah buat dia. aQ membunuh pikiran2 tentangnya, sakit?kecelakaan?gag ada pulsa?marah atau malah udah kawin???entahlah. aQ terlanjur sakit hati ama dia, tapi aQ gag mutusin temenan kok. positive thinking. dia ngehindar? takut kalau aQ jatuh cinta ama dia? abangQ kamu kenapa seh???
aq udah bisa tersenyum malem itu (mau bobo dulu), ada sms dari sahabatQ.
aQ sadar siapa sahabatQ sekarang. Dia ada waktu aQ butuh. bisakah aku berbuat begitu padanya?Aq akan berusaha.
aQ gag mau tidur sebelum jam 12 malem. ujan gag ujan, ritual penenangan pikiran hilang satu.
TENG..TENG.. jam 12. Q balik kalender hariQ. tanggal 17 Januari 2009. menutup hari yang kelam.
dan akhirnya aQ tahu apa firasatQ pada tanggal 16 Januari 2009. aQ desperate, cengeng, kalut.
hari yang melelahkan. mataQ mBendol, ada garis hitam dibawah mataQ, mataQ perih. gini yaa rasanya nangis?
aQ yakin kalau aQ gag akan ditinggalkan oleh Allah, my Rabbi. Allah with me (tanggal 17 januari 2009, meskipun mendung tapi Q harap hari ini bukan mendung bagiQ, amiiinn)

1 komentar:

Mardee W mengatakan...

di kampusmu ada yang jualan kacang to?

klo temenku kacang tu diartikan KAKEAN CANGKEM :D